deux mille trois
karna tak dapat
rangkai kata
jadi,
beginilah padannya
kurasa hadirmu
bagai benih
yang kau tanam di tamanku
bertunas kebajikan
berbunga khayalan
kurasa pergimu
bagai lilin
yang kaunyalakan
dalam hatiku
lelah…
menanti…
padam
bodohku
tak termaafkan
remukku
penyesalan
Le14 juin, 2003
