mengetuk kehidupan
Hei, kau yang di situ…
keluarkan aku dari rahimmu
aku sudah penuh dengan darahmu
ronggamu… tak sanggup lagi
tampung anganku
meregang
meronta
napasmu terbata
Ijinkan pagi jemput nafasku
Biarlah siang bakar jiwaku
Ku ingin malam tempa hampaku
keluarkan aku:
dari rahimmu
(March 2008)

LAWAAAAAAAN
By: pelanggar on March 20, 2008
at 11:57 am