Posted by: ninayuliana | March 19, 2008

mengetuk kehidupan

mengetuk kehidupan

 

Hei, kau yang di situ…

keluarkan aku dari rahimmu

 

aku sudah penuh dengan darahmu

ronggamu… tak sanggup lagi

tampung anganku

 

meregang

meronta

 

napasmu terbata

 

Ijinkan pagi jemput nafasku

Biarlah siang bakar jiwaku

Ku ingin malam tempa hampaku

 

keluarkan aku:

dari rahimmu

 

(March 2008)


Responses

  1. LAWAAAAAAAN


Leave a response

Your response:

Categories