Posted by: ninayuliana | April 10, 2008

Coklat

Coklat

Sebatang coklat, sepercik hujan kacang

luluh lantak, hentak kan geraham

liak liuk lumati bibir

‘ninggalkan lidah rasa diukir

coklat terkoyak puisi pagi tadi

disela dongeng karamnya hati

sepetak coklat terpaku di genggaman

tatapi bibir yang masih membual

lahirkan tanya tentang lahar warna

yang pernah muncul di dalam sana

coklat terhimpit di sela gigi

bertarung nasib dengan cerita hari ini

warnaku atau warnanya

: lukis pojok kotak hatinya?

April 2008


Responses

  1. hmmm…yummy deh coklatnya, puisinya O.K. punya, thanks ya Nin, dah mampir di “kandang” ku, saya juga sdng belajar, belajar dari siapapun termasuk dari Nina, puisi saya masih sebatas puisi-puisian atau mungkin curhat :) , anyway aku enggak begitu peduli, pokoknya nulis gitu deh

  2. duh jadi pengen beli coklat….
    laper……..

  3. mo dong coklatnya…nina…

  4. hmmm…pasti intinya bukan coklatny y nin?tpi org yg memberikan coklat itu…yah yg lain pd ketipu ma mksd dri puisi ini…

  5. hihihi, siapa ya mau kasih coklat ke aku?

  6. hmm….siapa emang yang mau ngasih coklat??? kata orangorang tua, coklat itu ndak bagus buat mata loh..jadi, waspadalah….huehuehuehueee..

  7. Nin..!!!
    kebtulan sekali ,sejak kecil aku sangat suka coklat…
    he he he bbrp bait katanya sangt indah dan sulit tuk menumakan rangkain katanya nin
    Namun aq takjub nich
    dan boleh aq pinjam bhasaya yang kamu tulis nich

    >

    Sangat Indah ,,, dan Makn dari kata menambahkan semangat
    Untuk berjuang demi nasib tidak hanya cerita

    HE HE HE

    thanks u nin

  8. Nin..!!!
    kebtulan sekali ,sejak kecil aku sangat suka coklat…
    he he he bbrp bait katanya sangt indah dan sulit tuk menumakan rangkain katanya nin
    Namun aq takjub nich
    dan boleh aq pinjam bhasaya yang kamu tulis nich

    ::
    coklat terhimpit di sela gigi

    bertarung nasib dengan cerita hari ini

    warnaku atau warnanya

    : lukis pojok kotak hatinya?

    :d
    Sangat Indah ,,, dan Makn dari kata menambahkan semangat
    Untuk berjuang demi nasib tidak hanya cerita

    HE HE HE

    thanks u nin


Leave a response

Your response:

Categories