Juni di akhirmu
: adikku
waktu yang memakuku
di juni
kala bulan pucat
senandungkan
balada luka
kudengar
lirihnya kesakitan
saat kutingkahi
nada itu
dengan gemulai
tarianku
kurasa
helaan napas
yang tak puas:
mengeja
waktu yang memakuku
di juni
ketika matahari
tak mau lagi
sembunyikan diri
kudengar bisikan;
“maafkan, karena malam
harus berganti pagi”

dan hari terus berlanjut, kuharap selalu ada kesunyian tanpa batas di antara kita, yang diisi dengan kata demi kata yang menjadikan segalanya ada …
lama ya nggak ngobrol. aku juga sudah lama nggak nulis. piye donk nin? hehehehe ….
By: habib on July 19, 2008
at 8:25 pm
dan hari terus berlanjut, kuharap selalu ada kesunyian tanpa batas di antara kita, yang diisi dengan kata demi kata yang menjadikan segalanya ada …
lama ya nggak ngobrol. aku juga sudah lama nggak nulis. piye donk nin? hehehehe ….
By: habib on July 19, 2008
at 8:26 pm
bukankah kita sudah menuntaskan misteri sajak ini kakak sayang hehehe?
blalang
By: blalang_kupukupu on August 17, 2008
at 2:24 am