Posted by: ninayuliana | September 15, 2008

menggila rindu

di bibir pantaimu yang pantai
perahu yang terseok-seok ini
rindunya kian menggila …
rindu

untuk waktu yang waktumu, lelaki


Hei!
keangkuhan ini,
tetes demi tetes
anggurnya
tertuntaskankah sudah
?

(terima kasih utk Ashar atas diskusi puisi yang menyenangkan….)


Leave a response

Your response:

Categories