Posted by: ninayuliana | September 15, 2008

Tengoklah!

hatiku:

yang dulu kau lumat, jenguklah!
lewati jalan-jalanmu yang perih
arungi segala sungai

‘kan kau dapati
istana beku di tepi pantai

jiwaku:
yang pernah kau rampas, tengoklah!

hampaku:
yang sempat kau gores, lihatlah!

Jenguklah!
Tengoklah!
Lihatlah!

gunung tinggi kokoh berdiri
sedang kau…
tak mampu ‘daki

letihmu     letih      letih

sesalmu

sesal

maka,

di padang pasir yang tak bertepi itu
‘kan kujenguk kau

suatu hari
nanti


Responses

  1. wedey..
    cie cie cie… ehemehem…


Leave a response

Your response:

Categories