sepercik aku adalah bunga
sesobek aku sebagai udara
sekerat diriku menjelma batu
sepenggal lain, sesibir lain dan secabik lagi : padaku
jadi gunung, hujan juga pagi
demikian,
sekujur darahku : malam
saat malaikat kepakkan sayap ‘nuju puncak langit
kala iblis beringsut ke mimpi bocah kecil
saat diam memanggilku
saat diam jadi namaku.
(le 18 fevrier..du nuit…)

hmmm… nina.. this is beautiful.. ada nada sedih tapi ya? apa gue salah tangkep???
By: Evelyn Sayono on February 18, 2009
at 2:17 pm
saat diam ku merasa
aku pun banyak dosa
pun, doa kupanjatkan hanya kepada-Nya semata
By: arik on April 11, 2009
at 6:13 pm