: hudan
sedang coca cola belum habis kau tenggak
ceceran tawa bocah, kentang goreng yang tergelak
ceracau tentang puisi, setan dan tuhan
“puisi datang dari hati”, tutupmu
sebelum kau tinggalkan meja
penuh huruf terserak
: takzim hurufmu kubasuh
satu -satu
