Posted by: ninayuliana | May 16, 2009

mataku

mataku: sepasang mata yang sepi
darinya menetes gurun-gurun
dingin dan kering

mataku bercermin pada langit
menatap do’a
yang melompat-lompat lucu
di awan

mataku: sepasang mata yang sepi
mencari-cari Tuhan
pada kematian

Advertisements

Responses

  1. hatiku: tak terasa waktu bergulir
    untuknyalah mungkin tertambat luka
    moist and dry

    tak tentu hati ini meruah jiwa
    tak ada yang sempurna di dunia
    high and dry

    hatiku: itulah arti hidup sederhanaku
    karena telah teringatkan sesuatu
    yang rupawan dibuat oleh dia

  2. Nina, dikau sangat kuat dalam sajak2 pendek.
    kekuatan pada padatnya kata2.
    di situ menimbulkan efek pukau yang terus berkembang, ya ketakjuban yang terus berpinak laksana reaksi inti atom… semakin besar.

    ayo, berkepaklah lebih tinggi lagi kawan…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: